Tagakuntansi.manajemen

Tugas Utama Akuntansi Manajemen

Dalam suatu perusahaan pihak manajemen pasti membutuhkan bermacam informasi yang akurat namun cepat, terutama dalam hal informasi tentang keuangan yang diketahui sangat berperan dalam mengambil segala keputusan yang berkaitan dengan akuntansi manajemen.

Hal tersebut karena apabila pihak manajemen tidak melibatkan data serta informasi yang akurat akan sangat memungkinan terjadinya kesalahan dalam mengambil keputusan dan tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Informasi keuangan tersebut berfungsi sebagai pedoman dalam mengambil segala kebijakan perusahaan pada masa depan berdasarkan adanya data historis dalam laporan yang diserahkan.

Akuntansi Manajemen sendiri merupakan suatu proses sistem akuntansi yang berperan dalam menyiapkan laporan berkaitan dengan managerial dan laporan keuangan suatu organisasi dalam perusahaan.  Proses yang dimaksud ialah seperti akumulasi, pengukuran, identifikasi, penyusunan, analisis, interpretasi, dan komunikasi yang nantinya akan digunakan sebagai perencanaan, pengevaluasian, dan juga pengendalian terhadap suatu entitas guna memastikan apakah sesuai dengan akuntabilitas dalam penggunaan sumber daya terkait.

Tugas Umum Akuntansi Manajemen

Dalam mempersiapkan laporan seorang akuntansi manajemen diharuskan untuk memiliki suatu konsep yang jelas dalam mengolah dan juga menyajikan berbagai informasi berkaitan dengan keuangan yang nantinya akan diserahkan kepada pihak internal dalam perusahaan.

Nah, namun tahukah anda apa saja tugas dari seorang akuntansi manajemen itu? Selain itu apa juga manfaat dari adanya tugas ini? Nah lebih lengkapnya akan diulas dibawah ini terkait dengan tugas dan tanggung jawabnya;

  • Melakukan sistem perencanaan

Dalam melakukan perencanaan, seorang akuntan diharuskan untuk menyusun serta berpartisipasi dalam proses pengembangan dari sistem perencanaan, dengan cara menyusun dan juga menentukan cara yang tepat dalam hal memantau arah kemajuan dan juga sasaran tepat yang diharapkan.

  • Melakukan evaluasi

Pengevaluasian yang dilakukan dengan mempertimbangkan segala implikasi berdasarkan historical atau kejadian serta menentukan cara yang terbaik dalam bertindak.

  • Melakukan pengendalian

Dengan menjamin segala integritas informasi yang berkaitan dengan finansial dalam organisasi, memantau prestasi, dan juga melakukan tindakan guna mengoreksi hal yang diperlukan.

  • Menjamin tanggung jawab sumber

Dengan melakukan pengimplementasian terhadap suatu sistem dalam pelaporan yang kemudian nantinya disesuaikan pada pusat pertanggungjawaban, sehingga dapat digunakan sebagai kontribusi terhadap efektivitas dalam penggunaan sumber daya dan juga mengukur prestasi manajemen.

  • Pelaporan eksternal

Ikut serta dalam segala proses pengembangan prinsip-prinsip akuntansi yang menjadi dasar dari pelaporan ekstenal.

Jika dijabarkan secara rinci, tugas-tugas dari akuntansi manajemen mencakup diantaranya sebagai berikut;

  1. Mencatat segala proses transaksi keuangan guna menghasilkan informasi keuangan untuk dilaporkan kepada pihak manajemen sebagai pedoman dalam mengambil keputusan
  2. Berfungsi sebagai informasi bagi pihak manajemen, oleh karena itu bertugas dalam mengukur, mengakumulasi, mengidentifikasi, meenganalisis, menyusun, menginterpretasi, dan juga mengkomunikasikan informasi tersebut untuk disampaikan kepada pihak manajemen kemudia dievaluasi,dan menentukan akuntabilitasnya apakah sesuai dengan pemakaian sumber daya pada perusahaan.
  3. Akuntansi manajemenmenyusun laporan tak hanya untuk pihak manajemen tapi juga untuk pihak non-manajemen yaitu kreditur, pemegang saham, dan juga badan pengatur serta otoritas pajak.
  4. Akuntansi manajementerlibat dalam memenuhi segala tujuan organisasi  maupun perusahaan.
  5. Laporan yang disajikan oleh akuntansi manajemen harus detail dan juga terperinci serta sudah diklasifikasikan berdasarkan kepada wilayah pemasaran, produk dan juga departemen.
  6. Sistem akuntansi oleh akuntansi manajemen harus mampu menjadi dasar atau acuan bagi pihak manajemen dalam membuat keputusan bisnis.

Manfaat adanya Akuntansi Manajemen

Jika dilihat dari berbagai tugas yang dimiliki oleh seorang akuntansi manajemen, adanya akuntansi manajemen sangat membantu pihak manajemen dalam hal mempertimbangkan segala hal yang berkaitan dengan http://www.lapak303.tech pengambilan keputusan dan juga menentukan pilihan didalam oraganisasi disuatu perusahaan.

Contoh kasus pengambilan keputusan seperti menentukan apakah perusahaan harus menginventasikan lebih banyak kebutuhan peralatan operasional, perlukah adanya versifikasi pada pasar yang berbeda, apakah butuh membeli perusahaan lainnya dan banyak keputusan lainnya berangkat dari berbagai pertanyaan-pertanyaan kritis yang sangat mempengaruhi kelangsungan perusahaan pada masa yang akan datang.

Selain itu akuntansi manajemen juga memiliki fungsi sebagai perantara untuk mengetahu arus kas suatu perusahaan. Hal tersebut bisa seputar seberapa banyak biaya yang harus ditanggung oleh perusahaan pada masa yang akan datang, demikian melibatkan adanya anggaran dan juga grafik tren.

Berdasarkan dari informasi dan data tersebut dari akuntansi manajemen akan membantu pihak manajemen dalam mengalokasikan kas dalam menghasilkan pertumbuhan pendapatan yang nantinya akan diproyeksikan.

Tak hanya itu, keberadaan akuntansi manajemen sangat mempermudah kerja manajemen dalam hal menentukan haruskah membeli produk dari pihak ketiga tau malah memproduksinya sendiri saja. Hal demikian diketahui berdasarkan dari ketersediaan modal dan juga biaya produksi yang akan dibutuhkan nantinya.

Segala bentuk informasi yang dibuat oleh mereka berdasarkan kepada data dan fakta yang ada, dengan menggunakan analisis cerdas sehingga sangat berpengaruh terhadap kelangsungan perusahaan dimasa depan.

Pengertian Menurut Ahli Mengenai Akuntansi Manajemen

Akuntansi manajemen merupakan sebuah sistem penyajian informasi yang bertujuan untuk memberikan semacam panduan pada pemimpin perusahaan dalam mengambil keputusan. Bisa dikatakan sebagai sistem akuntansi yang erat hubungannya dengan ketentuan serta penggunaan informasi bagi jajaran top manajemen dalam sebuah instansi atau perusahaan. Dari definisi tersebut sudah bisa diperkirakan bagaimana pentingnya hal tersebut bagi sebuah perusahaan.

Pengertian Akuntansi Manajemen Menurut Ahli

Manajemen dalam akuntansi sebenarnya secara garis besar memiliki fungsi untuk membantu orang-orang di jajaran pengambil keputusan dalam melakukan 3 hal. Ketiga hal tersebut adalah perencanaan, pengendalian serta pengambilan keputusan. Sistem akuntansi tersebut juga berfungsi sebagai kontrol bagi mereka yang duduk di top manajemen pada sebuah perusahaan dalam rangka mencapai target dan sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya.

Agar lebih jelas ada baiknya Anda mengetahui bagaimana pendapat dan definisi akuntansi manajemen menurut beberapa ahli dalam hal tersebut. Inilah beberapa definisi yang dimaksud.

  1. Mulyadi
    Ahli yang pertama bernama Mulyadi yang mengatakan bahwa sistem manajemen akuntasi adalah sebuah informasi mengenai segala hal menyangkut keuangan. Informasi tersebut dihasilkan oleh sebuah sistem akuntansi yang digunakan secara intern oleh perusahaan.
  2. Halim dan Supomo
    Akuntansi manajemen adalah suatu kegiatan atau proses yang akan menghasilkan segala informasi keuangan yang akan digunakan oleh manajemen dalam pengambilan keputusan. Jajaran manajemen dalam menggunakan informasi keuangan yang akan digunakan sebagai acuan dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan ekonomi dan fungsi manajemen.
  3. Charles T. Homgren
    Proses identifikasi, persiapan, pengukuran, analisa, akumulasi serta penafsiran dan juga komunikasi tentang segala informasi yang akan bisa membantu jajaran eksekutif untuk mencapai tujuan dan target perusahaan itulah manajemen akuntansi. Pengertian seperti di atas dikatakan oleh seorang ahli bernama Charles T. Homgren pada tahun 1993 yang lalu.
  4. RA. Supriyono
    Lain lagi dengan pendapat ahli bernama RA. Supriyono yang berpendapat bahwa manajemen akuntansi merupakan sebuah proses yang terdiri dari identifikasi, pengukuran, pengumpulan data-data hk, analisa, penyiapan dan juga komunikasi tentang informasi finansial. Informasi yang berisi laporan finansial tersebut akan dipergunakan oleh jajaran manajemen untuk membuat perencanaan, proses evaluasi dan pengendalian dalam organisasi atau perusahaan.

Laporan finansial yang ada dalam akuntasi manajemen juga berperan sebagai penjamin ketepatan dalam mempergunakan sumber daya beserta segala tanggung jawab dalam penggunaan yang dimaksud. Laporan finansial pada sistem manajemen akuntansi juga dibuat untuk mereka yang secara langsung tidak masuk ke dalam struktur internal perusahaan. Pihak yang dimaksud dalam hal ini antara lain adalah para pemegang saham, para kreditur, petugas pajak, serta lembaga lainnya yang terkait.

Itulah beberapa definisi atau pengertian dari manajemen akuntasi yang disampaikan oleh para ahli. Pada bagian di atas sebelumnya bahwa sistem laporan finansial tersebut memiliki peran dan fungsi yang sangat penting bagi sebuah perusahaan atau organisasi. Secara detailnya bagaimana fungsi tersebut berjalan akan dijelaskan di bawah ini.

Fungsi Akuntansi Manajemen

  1. Menghasilkan Informasi Tentang Keuangan
    Secara tersirat sudah dikatakan bahwa dengan adanya sistem dalam manajemen akuntansi maka bisa diperoleh informasi yang lengkap tentang keuangan atau finansial dalam perusahaan. Segala informasi keuangan yang dihasilkan tersebut akan dipergunakan secara intern oleh perusahaan atau organisasi untuk acuan dan bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan.
    Hal tersebut dilakukan agar perusahaan bisa membuat keputusan yang tepat dan paling baik berdasarkan nilai atau hasil yang didapatkan oleh mereka. Dengan begitu apa yang menjadi tujuan dan target dari perusahaan bisa dicapai dengan baik tanpa masalah yang berarti.
  2. Sebagai Proses Identifikasi dan Pengukuran
    Sebuah sistem akuntansi manajemen juga akan berfungsi sebagai alat untuk melakukan identifikasi, pengukuran dan laporan tentang segala informasi yang berkaitan dengan kemampuan finansial. Dengan informasi yang diperoleh tersebut maka semua orang yang duduk dalam jajaran manajemen dan pengambil keputusan akan mengetahui apa yang harus dilakukan selanjutnya.
    Semua laporan keuangan secara menyeluruh tersebut akan bisa digunakan oleh pengambil kebijakan pada sebuah organisasi atau perusahaan untuk melakukan kalkulasi biaya yang akan dibutuhkan. Kalkulasi atau perkiraan biaya tersebut meliputi biaya untuk kegiatan produksi, biaya masing-masing departemen atau divisi dan biaya untuk operasional lainnya.
  3. Menyajikan Laporan Secara Detil Bagi Perusahaan atau Organisasi
    Tujuan utama dari semua kegiatan akuntansi yang dilakukan pada umumnya adalah untuk menyajikan sebuah laporan finansial secara lengkap dan detail. Tentu saja laporan tersebut ditujukan untuk internal perusahaan atau organisasi. Selanjutnya semua informasi keuangan tersebut akan digunakan sebagai bahan pertimbangan serta acuan untuk mengambil kebijakan yang tepat dan tegas. Para pengambil keputusan yang dimaksud adalah mereka yang duduk di jajaran direksi dan top manajemen lainnya.

Biasanya mereka yang akan terlibat dalam pengambilan keputusan berdasarkan laporan finansial tersebut antara lain manager keuangan itu sendiri. Selain itu  masih ada manager produksi jika perusahaan merupakan industri manufaktur, manager pemasaran dan pihak yang masuk dalam top manajemen dalam perusahaan.