Akuntansi manajemen merupakan sebuah sistem penyajian informasi yang bertujuan untuk memberikan semacam panduan pada pemimpin perusahaan dalam mengambil keputusan. Bisa dikatakan sebagai sistem akuntansi yang erat hubungannya dengan ketentuan serta penggunaan informasi bagi jajaran top manajemen dalam sebuah instansi atau perusahaan. Dari definisi tersebut sudah bisa diperkirakan bagaimana pentingnya hal tersebut bagi sebuah perusahaan.

Pengertian Akuntansi Manajemen Menurut Ahli

Manajemen dalam akuntansi sebenarnya secara garis besar memiliki fungsi untuk membantu orang-orang di jajaran pengambil keputusan dalam melakukan 3 hal. Ketiga hal tersebut adalah perencanaan, pengendalian serta pengambilan keputusan. Sistem akuntansi tersebut juga berfungsi sebagai kontrol bagi mereka yang duduk di top manajemen pada sebuah perusahaan dalam rangka mencapai target dan sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya.

Agar lebih jelas ada baiknya Anda mengetahui bagaimana pendapat dan definisi akuntansi manajemen menurut beberapa ahli dalam hal tersebut. Inilah beberapa definisi yang dimaksud.

  1. Mulyadi
    Ahli yang pertama bernama Mulyadi yang mengatakan bahwa sistem manajemen akuntasi adalah sebuah informasi mengenai segala hal menyangkut keuangan. Informasi tersebut dihasilkan oleh sebuah sistem akuntansi yang digunakan secara intern oleh perusahaan.
  2. Halim dan Supomo
    Akuntansi manajemen adalah suatu kegiatan atau proses yang akan menghasilkan segala informasi keuangan yang akan digunakan oleh manajemen dalam pengambilan keputusan. Jajaran manajemen dalam menggunakan informasi keuangan yang akan digunakan sebagai acuan dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan ekonomi dan fungsi manajemen.
  3. Charles T. Homgren
    Proses identifikasi, persiapan, pengukuran, analisa, akumulasi serta penafsiran dan juga komunikasi tentang segala informasi yang akan bisa membantu jajaran eksekutif untuk mencapai tujuan dan target perusahaan itulah manajemen akuntansi. Pengertian seperti di atas dikatakan oleh seorang ahli bernama Charles T. Homgren pada tahun 1993 yang lalu.
  4. RA. Supriyono
    Lain lagi dengan pendapat ahli bernama RA. Supriyono yang berpendapat bahwa manajemen akuntansi merupakan sebuah proses yang terdiri dari identifikasi, pengukuran, pengumpulan data-data hk, analisa, penyiapan dan juga komunikasi tentang informasi finansial. Informasi yang berisi laporan finansial tersebut akan dipergunakan oleh jajaran manajemen untuk membuat perencanaan, proses evaluasi dan pengendalian dalam organisasi atau perusahaan.

Laporan finansial yang ada dalam akuntasi manajemen juga berperan sebagai penjamin ketepatan dalam mempergunakan sumber daya beserta segala tanggung jawab dalam penggunaan yang dimaksud. Laporan finansial pada sistem manajemen akuntansi juga dibuat untuk mereka yang secara langsung tidak masuk ke dalam struktur internal perusahaan. Pihak yang dimaksud dalam hal ini antara lain adalah para pemegang saham, para kreditur, petugas pajak, serta lembaga lainnya yang terkait.

Itulah beberapa definisi atau pengertian dari manajemen akuntasi yang disampaikan oleh para ahli. Pada bagian di atas sebelumnya bahwa sistem laporan finansial tersebut memiliki peran dan fungsi yang sangat penting bagi sebuah perusahaan atau organisasi. Secara detailnya bagaimana fungsi tersebut berjalan akan dijelaskan di bawah ini.

Fungsi Akuntansi Manajemen

  1. Menghasilkan Informasi Tentang Keuangan
    Secara tersirat sudah dikatakan bahwa dengan adanya sistem dalam manajemen akuntansi maka bisa diperoleh informasi yang lengkap tentang keuangan atau finansial dalam perusahaan. Segala informasi keuangan yang dihasilkan tersebut akan dipergunakan secara intern oleh perusahaan atau organisasi untuk acuan dan bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan.
    Hal tersebut dilakukan agar perusahaan bisa membuat keputusan yang tepat dan paling baik berdasarkan nilai atau hasil yang didapatkan oleh mereka. Dengan begitu apa yang menjadi tujuan dan target dari perusahaan bisa dicapai dengan baik tanpa masalah yang berarti.
  2. Sebagai Proses Identifikasi dan Pengukuran
    Sebuah sistem akuntansi manajemen juga akan berfungsi sebagai alat untuk melakukan identifikasi, pengukuran dan laporan tentang segala informasi yang berkaitan dengan kemampuan finansial. Dengan informasi yang diperoleh tersebut maka semua orang yang duduk dalam jajaran manajemen dan pengambil keputusan akan mengetahui apa yang harus dilakukan selanjutnya.
    Semua laporan keuangan secara menyeluruh tersebut akan bisa digunakan oleh pengambil kebijakan pada sebuah organisasi atau perusahaan untuk melakukan kalkulasi biaya yang akan dibutuhkan. Kalkulasi atau perkiraan biaya tersebut meliputi biaya untuk kegiatan produksi, biaya masing-masing departemen atau divisi dan biaya untuk operasional lainnya.
  3. Menyajikan Laporan Secara Detil Bagi Perusahaan atau Organisasi
    Tujuan utama dari semua kegiatan akuntansi yang dilakukan pada umumnya adalah untuk menyajikan sebuah laporan finansial secara lengkap dan detail. Tentu saja laporan tersebut ditujukan untuk internal perusahaan atau organisasi. Selanjutnya semua informasi keuangan tersebut akan digunakan sebagai bahan pertimbangan serta acuan untuk mengambil kebijakan yang tepat dan tegas. Para pengambil keputusan yang dimaksud adalah mereka yang duduk di jajaran direksi dan top manajemen lainnya.

Biasanya mereka yang akan terlibat dalam pengambilan keputusan berdasarkan laporan finansial tersebut antara lain manager keuangan itu sendiri. Selain itu  masih ada manager produksi jika perusahaan merupakan industri manufaktur, manager pemasaran dan pihak yang masuk dalam top manajemen dalam perusahaan.